Teknologi / 23 May 2026 08:47 WIB

Spotify dan Universal Music Sepakat: Pengguna Kini Bisa Buat Cover & Remix Lagu Pakai AI!

P

Tim Redaksi

POPAJA.com

BAGIKAN:
Spotify dan Universal Music Sepakat: Pengguna Kini Bisa Buat Cover & Remix Lagu Pakai AI!
Daftar Isi (Klik untuk melihat)

Industri musik digital baru saja mencetak sejarah baru. Spotify dan raksasa label rekaman Universal Music Group (UMG) telah resmi menjalin kesepakatan lisensi inovatif. Lewat kesepakatan ini, para pelanggan Spotify diizinkan untuk membuat remix dan cover lagu favorit mereka menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara legal langsung di dalam platform.

Langkah ini menjadi pertama kalinya bagi perusahaan streaming asal Swedia tersebut dalam membuka pintu bagi pendengarnya untuk beralih fungsi dari sekadar penikmat menjadi kreator konten.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja fitur ini dan dampaknya bagi para musisi? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa Itu Fitur AI Remix di Spotify?

Berdasarkan informasi yang beredar, fitur pembuatan musik AI ini diperkirakan akan hadir dalam bentuk pengaya berbayar (paid add-on) yang terintegrasi di dalam aplikasi Spotify.

Nantinya, pengguna layanan Premium akan mendapatkan akses eksklusif untuk me-remix lagu dari artis-artis yang berpartisipasi dan menciptakan cover lagu berbasis AI yang telah dilisensikan. Artinya, alih-alih menggunakan aplikasi pihak ketiga yang sering kali melanggar hak cipta, pengguna kini bisa berkreasi dengan aman dan legal di satu ekosistem.

Keuntungan Finansial bagi Artis dan Pencipta Lagu

Banyak yang khawatir bahwa kehadiran AI akan merugikan musisi. Namun, kesepakatan Spotify dan UMG justru merancang fitur ini untuk menciptakan aliran pendapatan baru.

Pendapatan dari fitur add-on ini akan memberikan kompensasi ekstra bagi artis dan penulis lagu, di luar royalti standar yang rutin mereka terima dari jumlah putaran lagu (streams).

"Menyelesaikan masalah pelik di industri musik adalah tugas utama Spotify, dan kreasi cover serta remix buatan penggemar adalah langkah selanjutnya. Apa yang kami bangun ini berlandaskan pada persetujuan (consent), pemberian kredit, dan kompensasi yang adil bagi para artis yang terlibat." > — Alex Norström, Co-Chief Executive Spotify

Senada dengan hal tersebut, Lucian Grainge, Chief Executive Universal Music, menegaskan bahwa inisiatif kolaboratif ini berpusat pada musisi (artist-centric) dan berakar pada prinsip AI yang bertanggung jawab demi mendorong pertumbuhan ekosistem musik secara keseluruhan.

Siapa Saja Artis yang Berpartisipasi?

Hingga saat ini, baik Spotify maupun UMG belum merilis daftar resmi mengenai siapa saja musisi yang karyanya bisa di-remix. Namun, sebagai gambaran, Universal Music adalah "rumah" bagi mega bintang global seperti Taylor Swift, Ariana Grande, hingga Billie Eilish.

Merespons kabar kesepakatan ini, saham Spotify dilaporkan melonjak hingga 16%, dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan perusahaan yang sangat positif hingga tahun 2030 mendatang.

Menjaga Keaslian dengan Lencana "Verified by Spotify"

Isu hak cipta dan musik buatan AI yang tak terkendali memang menjadi kekhawatiran utama industri saat ini. Untuk mengimbanginya, Spotify tidak hanya merilis fitur pembuat AI, tetapi juga sistem perlindungan.

Pada akhir April lalu, Spotify telah mengumumkan peluncuran sistem verifikasi baru. Pengguna akan segera melihat lencana "Verified" berupa centang hijau di profil musisi. Lencana ini berfungsi untuk membantu pendengar membedakan mana karya yang dibuat oleh artis manusia sungguhan dan mana yang merupakan konten hasil generate AI.

"Di era AI saat ini, mempercayai keaslian musik yang Anda dengarkan menjadi lebih penting dari sebelumnya," tegas perwakilan perusahaan.

Kesimpulan

Kesepakatan antara Spotify dan Universal Music membuktikan bahwa AI tidak selalu menjadi musuh bagi industri kreatif jika dikelola dengan regulasi lisensi yang tepat. Dengan fitur ini, batasan antara penggemar dan kreator semakin memudar, sekaligus memastikan para musisi tetap mendapatkan hak dan kompensasi mereka secara adil.

Apakah Anda tertarik untuk mencoba me-remix lagu musisi favorit Anda saat fitur ini resmi diluncurkan nanti?